Saat ini kita telah memiliki begitu banyak TV swasta, sehingga semakin banyak pilihan untuk di tonton, karena masing-masing TV punya acara andalan masing masing. Tapi yang pasti, hampir semua stasiun TV punya acara infotaiment yang isinya rata rata bukan berita, tapi semata mata adalah gossip mengenai kehidupan selebriti. Dan belakangan kita bisa melihat dalam acara infotaiment, sebagian besar adalah tentang perceraian dan konflik rumah tangga para selebriti, ada banyak tentang perselingkuhan disana, juga tentang kisah cinta yang “gampangan”, gampang putus dan gampang dapat pengganti yang baru, dan juga tidak ketinggalan tentang gaya hidup selebriti yang kebanyakan mengarah pada konsumerisme dan moral yang kurang terpuji.
Melihat semua ini, kita bisa bertanya apakah acara infotaiment lebih banyak berdampak positif atau negatif bagi penontonnya?. Saya percaya, akan banyak yang berpendapat bahwa acara infotaiment lebih banyak berdampak negatif daripada positif. Konyolnya, yang banyak menonton acara ini adalah para perempuan dan kaum ibu ibu rumah tangga.
Tidakkah anda sadar, bahwa komentar komentar pembawa acara infotaiment tersebut, perlahan lahan mendorong penonton untuk menjadikan para selebriti menjadi contoh atau tolok ukur tentang hal hal yang terjadi dalam keseharian hidup. Dan juga karena keseringan dengar gossip infotaiment, pikiran anda lebih banyak mengkonsumsi hal yang negative daripada hal yang positive. Infotaiment lebih banyak mengkontaminasi pikiran dan jiwa anda daripada memberikan hal yang positive dan membangun anda menjadi seseorang yang punya energy positive. Karena itu, sebaiknya jangan terlalu sering melihat atau menonton acara infotaiment.
Terkadang juga, infotaiment tersebut sering menggiring kita pada suatu opini yang mereka buat, atau asumsi yang mereka utarakan, sehingga tanpa sadar ahkirnya kita bisa menghakimi seseorang tanpa kita tahu apakah orang tersebut memang benar seperti apa yang kita dengar dari infotaiment. Kalau sudah begini kan urusannya cuma bisa bikin kita jadi jahat dan berdosa….. karena menghakimi orang lain seenaknya.