Bahagia adalah pilihan.
Semua orang ingin bahagia. Ya, siapapun dia, bagaimanapun dia,tidak ada orang yang menginginkan hidupnya tidak bahagia. Tapi pada kenyataannya banyak sekali orang yang merasa tidak bahagia dalam menjalani hidupnya.
Kebahagiaan bukanlah karena suatu kondisi dan keadaan yang ada, tapi kebahagiaan itu adalah suatu pilihan.
Karena kalau kebahagiaan itu bukan suatu pilihan, maka kita akan sulit sekali mendapatkan kebahagiaan yang sempurna dalam hidup kita. Sebab, selama kita hidup dalam dunia ini, persoalan akan datang silih berganti, keadaan tak terduga bisa terjadi kapan saja dan kegagalan adalah hal yang sering juga kita temui.
Apakah benar kita akan bahagia kalau kita mendapatkan semua yang kita inginkan dan impikan? Mungkin pada awalnya kita merasa sangat bahagia, gembira dan puas….. Tapi selang beberapa waktu kemudian, ada saja persoalan dan masalah akan timbul… karena memang begitulah kenyataan yangharus kita hadapi kalau kita hidup. Maka kalau kebahagiaan itu adalah tergantung karena situasi dan kondisi yang kita terima dan hadapi maka memang akan sulit kita mendapatkan kebahagiaan yang langgeng.
Kebahagiaan adalah pilihan! Itu akan menjadi pilihan yang akan kita dapati dari sekian pilihan dalam setiap saat kehidupan kita. Ya, setiap saat dalam menghadapi keadaan yang terjadi ada beberapa pilihan bagi kita; kecewa?, marah?, sedih?, tidak perduli?, putus asa?, mengomel? atau….. tidak mau kecewa?, selalu bersyukur?, berusaha tetap sabar dan tersenyum?, berpikiran positif?…. pilihan pilihan ini akan mempengaruhi hati kita merasa bahagia atau tidak.
Orang yang suka mengeluh dan mengomel cenderung sulit merasa berbahagia dalam waktu yang lama. Begitu juga orang yang gampang berpikiran negatif serta tidak sabar…..
Jadi, menurut saya, kebahagiaan itu adalah pilihan. Setiap orang bisa memilih untuk dirinya sendiri, apakah dia mau bahagia atau tidak. Kebahagiaan itu ada didalam diri kita sendiri bukan berasal dari yang ada diluar diri kita; kebahagiaan bukan karena orang lain yang kita cintai, bukan karena harta kekayaan yang bisa kita miliki, bukan karena lingkungan dan situasi yang ada disekitar.